Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) DPP Partai Keadilan
Sejahtera (PKS) Mahfudz Siddiq menyindir Unit Kerja Presiden Bidang
Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4) saat memberikan rapor
merah kepada sejumlah Kementerian.
Mahfudz mengatakan,
pemberian rapor merah ini ibarat sebuah gosip. Berani mengatakan tetapi
tidak memberikan keterangan kementerian apa yang mendapatkan rapor
merah.
"Indonesia aneh, bikin mules. KPK ngomong naikin status
Century tapi enggak sebut nama. PPATK ngomong rekening mencurigakan tapi
enggak sebut nama. UKP4 ngomong rapor merah tapi enggak sebut nama.
Terus apa bedanya dengan gosip? Mules dengarnya," ujar Mahfudz, Jumat
(4/1/2013).
Mahfudz yang juga Ketua Komisi I DPR ini mengatakan
hampir semua sikap dari pihak istana, tidak jelas dan hanya melemparkan
gosip-gosip politik saja. "Sekalinya sebut nama, seperti DI (Dahlan
Iskan) eh terus dikoreksi. Nama yang disebut sudah babak-belur duluan,"
sindir Mahfudz.
Tidak jauh berbeda, kasus serupa dilakukan oleh
Seskab Dipo Alam. Bagi Mahfudz, Dipo serupa juga dengan yang lainnya.
Hanya gosip saja. "DA pun ikut-ikutan nyanyi enggak sebut nama. Lapor
KPK, eh ditanya DPR, bilang kalau lapornya enggak sebut nama," kata
Mahfudz heran.
Sebelumnya, UKP4 merilis sejumlah Kementerian yang
mendapat rapor merah. Presiden memberikan waktu hingga Maret 2013 untuk
melakukan pembenahan. Informasi yang beredar, ada 6 Kementerian yang
mendapatkan rapor merah. Yaitu Kemenpora, Kemenpera, Menkokesra,
Kemenpariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kementerian ESDM, Kementerian PDT.
[mvi]
http://nasional.inilah.com/read/detail/1943650/mahfudz-rapor-merah-menteri-seperti-gosip
Mahfudz: Rapor Merah Menteri Seperti Gosip
Written By Admin on Jumat, 04 Januari 2013 | 22.44
Label:
Breaking News,
Liputan Media





