Latest Post

Tampilkan postingan dengan label Tulisan Kader. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tulisan Kader. Tampilkan semua postingan

Senyum Syuhada Syeikh Uwais Ulama Al Azhar 'Sang Perindu Syahid'

Written By Unknown on Kamis, 05 September 2013 | 20.57


Oleh Zulfi Akmal
Kairo
***

Innalillahi wa inna ilaihi raji'un...

Di samping duka mendalam melihat kejadian hari ini (Tragedi Pembantaian 14/8/2013) ada tusukan istimewa bagi saya pribadi. Guru kami tercinta Prof. DR. Abdurrahman 'Uwais yang telah membimbing saya semenjak awal kedatangan di Mesir sampai jadi pembimbing tesis S 2 di jurusan Tafsir al Azhar, hari ini menjadi salah seorang syuhada' yang tewas di Maidan Rab'ah al 'Adawiyah. Beliau adalah salah seorang guru yang paling istimewa dalam hidup saya.

Ada segudang kenangan saya bersama beliau, yang insyaallah pada lain kesempatan akan saya ceritakan sebagiannya.

Beliau pencinta syahid dan selalu berdo'a semoga meninggal dalam keadaan syahid. Hari ini Allah betul-betul memberikan apa yang menjadi cita-cita beliau.

Baru saja saya menghubungi keluarga beliau di daerah Al Marj Jadidah, bertepatan dengan datang jenazah beliau. Sayang situasi tidak memungkinkan untuk datang ke sana malam ini.

Do'a dari teman semua, semoga Allah mengampuni dan merahmati beliau serta ditempatkan bersama para syuhada'.

***

Kenangan terakhir saya bersama beliau. Selamat jalan duktur, Semoga bahagia di surgaNya duktur kami tercinta. semoga Allah mempertemukan kita kembali di surga kelak. (dari @Hilal Toxx -fb-)

Mengenang Dr. Abdurrahman Uwais
Oleh Muhammad Yasin

Ustaz Abdurrahman Uwais seorang ustaz Tafsir dan Ulum Quran di Kuliah Usuluddin Universiti Al Azhar.

Senyuman yang tidak pernah lekang dari wajahnya sama ada ketika hidup dan matinya..Seakan-akan beliau sedang melihat tempat persinggahannya di syurga.

Saya akan menyampaikan kenangan kebaikan Dr. Abdurrahman Uwais, dan Allah lebih mengetahui tentang beliau. Selama tiga tahun saya tinggal di flat sewaan beliau, pas di bawah flat beliau, banyak kenangan baik dari beliau yang saya yakin membekas di benak setiap orang yang pernah berinteraksi dengan beliau.

Beliau memiliki rumah susun sekitar 4-5 tingkat. Sudah lupa pastinya. Tingkat paling dasar beliau jadikan masjid. Masyarakat di sekitar shalat di masjid rumah beliau. Saya berpikir kala itu, bahwa sang Duktur tidak hanya membangun rumah di dunia, tapi juga berobsesi membangun rumah di akhirat dengan menjadikan rumahnya sebagai masjid.

Dr. Abdurrahman Uwais sangat pemurah. Beberapa flat beliau sewakan untuk mahasiswa asing, dari Indonesia dan Afrika. Beliau sewakan dengan harga yang sangat murah.

Beliau sering memberi kami telur ayam kampung satu plastik, atau seekor bebek untuk kami masak. Beliau beternak di flat bagian atas, sebagaimana kebiasaan orang Mesir lainnya.

Tak jarang beliau mengundang kami makan di rumah beliau. Makan bersama keluarga beliau, makan mie khas Mesir, nasi minyak dengan daging, atau lainnya.

Setelah shalat Jamaah, biasanya beliau ceramah singkat. Terutama setelah shalat Subuh. Ceramah beliau selalu saja memasuki ruang hati. Mungkin beliau juga menyampaikannya dari hati.

Dr. Abdurrahman Uwais. Tubuh dan wajah beliau tampak tua. Ketika ceramah di masjid rumah, selalu saja dengan lembut dan santai. Tapi, jika beliau khutbah Idul Fitri di lapangan terbuka dan luas, ternyata suara beliau menggelegar dan membangkitkan semangat setiap yang mendengarnya.

Dr. Abdurrahman Uwais. Dosen Al-Azhar, hafal Al-Quran, berilmu tinggi, dan tawadhu'. Ketika kami berdesak-desak naik metro Anfak menuju kuliah, tak jarang ketemu beliau yang juga berdesak-desak dengan yang lain. Tampak mulut beliau tampak komat-kamit melantunkan ayat-ayat Quran dengan cepat.

Dr. Abdurrahman Uwais, pernah mengisi ceramah di Keluarga Mahasiswa Aceh dan memberi motivasi untuk penuntut ilmu di negeri Kinanah. Sangat banyak jasa yang beliau berikan untuk para mahasiswanya.

Informasi terakhir, dari ikhwan di Mesir, beliau telah syahid dalam krisis Mesir baru-baru ini. Tentu membuat sangat sedih orang-orang yang mengenal beliau. Semoga Allah memberikan beliau tempat mulia di sisi-Nya.   

Semoga Allah memasukkan beliau dan para pejuang fi sabilillah di Mesir ke dalam firman-Nya:

لكن الرسول والذين آمنوا معه جاهدوا بأموالهم وأنفسهم وأولئك لهم الخيرات وأولئك هم المفلحون ( 88 )
أعد الله لهم جنات تجري من تحتها الأنهار خالدين فيها ذلك الفوز العظيم (
98

“Akan tetapi Rasul dan orang-orang beriman bersamanya berjihad dengan harta dan jiwa mereka, dan bagi mereka kebaikan yang banyak dan merekalah orang-orang yang beruntung. Allah menyediakan bagi mereka surga-surga yang mengalir di bawahnya sungai, mereka kekal di dalamnya. ITULAH KEMENANGAN YANG BESAR.” (QS. At-Taubah: 88-89).

Penelitian ilmiah pengaruh bacaan al Qur'an pada syaraf, otak dan organ tubuh lainnya

“Tak ada lagi bacaan yang dapat meningkatkan terhadap daya ingat dan memberikan ketenangan kepada seseorang kecuali membaca Al-Qur’an…”

Dr. Al Qadhi, melalui penelitiannya yang panjang dan serius di Klinik Besar Florida Amerika Serikat, berhasil membuktikan hanya dengan mendengarkan bacaan ayat-ayat Alquran, seorang Muslim, baik mereka yang berbahasa Arab maupun bukan, dapat merasakan perubahan fisiologis yang sangat besar.

Penurunan depresi, kesedihan, memperoleh ketenangan jiwa, menangkal berbagai macam penyakit merupakan pengaruh umum yang dirasakan orang-orang yang menjadi objek penelitiannya. Penemuan sang dokter ahli jiwa ini tidak serampangan.

Penelitiannya ditunjang dengan bantuan peralatan elektronik terbaru untuk mendeteksi tekanan darah, detak jantung, ketahanan otot, dan ketahanan kulit terhadap aliran listrik. Dari hasil uji cobanya ia berkesimpulan, bacaan Alquran berpengaruh besar hingga 97% dalam melahirkan ketenangan jiwa dan penyembuhan penyakit.

Penelitian Dr. Al Qadhi ini diperkuat pula oleh penelitian lainnya yang dilakukan oleh dokter yang berbeda. Dalam laporan sebuah penelitian yang disampaikan dalam Konferensi Kedokteran Islam Amerika Utara pada tahun 1984, disebutkan, Al-Quran terbukti mampu mendatangkan ketenangan sampai 97% bagi mereka yang mendengarkannya.

Kesimpulan hasil uji coba tersebut diperkuat lagi oleh penelitian Muhammad Salim yang dipublikasikan Universitas Boston. Objek penelitiannya terhadap 5 orang sukarelawan yang terdiri dari 3 pria dan 2 wanita. Kelima orang tersebut sama sekali tidak mengerti bahasa Arab dan mereka pun tidak diberi tahu bahwa yang akan diperdengarkannya adalah Al-Qur’an.

Penelitian yang dilakukan sebanyak 210 kali ini terbagi dua sesi, yakni membacakan Al-Qur’an dengan tartil dan membacakan bahasa Arab yang bukan dari Al-Qur’an. Kesimpulannya, responden mendapatkan ketenangan sampai 65% ketika mendengarkan bacaan Al-Qur’an dan mendapatkan ketenangan hanya 35% ketika mendengarkan bahasa Arab yang bukan dari Al-Qur’an.

Al-Qur’an memberikan pengaruh besar jika diperdengarkan kepada bayi. Hal tersebut diungkapkan Dr. Nurhayati dari Malaysia dalam Seminar Konseling dan Psikoterapi Islam di Malaysia pada tahun 1997. Menurut penelitiannya, bayi yang berusia 48 jam yang kepadanya diperdengarkan ayat-ayat Al-Qur’an dari tape recorder menunjukkan respons tersenyum dan menjadi lebih tenang.

Sungguh suatu kebahagiaan dan merupakan kenikmatan yang besar, kita memiliki Al-Qur’an. Selain menjadi ibadah dalam membacanya, bacaannya memberikan pengaruh besar bagi kehidupan jasmani dan rohani kita. Jika mendengarkan musik klasik dapat memengaruhi kecerdasan intelektual (IQ) dan kecerdasan emosi (EQ) seseorang, bacaan Al-Qur’an lebih dari itu. Selain memengaruhi IQ dan EQ, bacaan Al-Qur’an memengaruhi kecerdasan spiritual (SQ).

Mahabenar Allah yang telah berfirman, “Dan apabila dibacakan Al-Qur’an, simaklah dengan baik dan perhatikanlah dengan tenang agar kamu mendapat rahmat” (Q.S. 7: 204).

(zilzaal/arrahmah.com)

Angin "TAKFIR SIYASI" Sudah Berhembus

Written By Unknown on Senin, 19 Agustus 2013 | 23.26


ANGIN “TAKFIR” SIYASI SUDAH BERHEMBUS


Oleh Fahmi Huwaidi
Kolom shorouknews (Ahad 18 Agustus 2013)

Banyak kalangan mengetahui bahwa DR Muhamad El-Baradai adalah salah seorang dalang dan kreator kudeta 3 Juli 2013, dan bahwasanya dia ikut serta dalam menyusun situasi setelah kudeta, baik dalam lingkungan istana kepresidenan maupun dalam kekhususan hubungan dengan luar negeri, atau dalam membentuk pemerintahan dan mengusulkan sebagian portofolio kabinetnya.

Dari sini, tidak diragukan lagi bahwa sang doktor ini telah memungsikan seluruh keahlian, sejarah dan aset “moril”-nya demi kesuksesan kudeta dan dalam rangka memasarkannya.

Latar belakang ini tidak mungkin diabaikan oleh siapapun yang menyaksikan “kudeta” terhadap sang doktor ini, di mana hari-hari ini kita memantau berita tentangnya melalui mass media Mesir yang tidak henti-hentinya mencela doktor ini; kepribadian dan sejarahnya. Sampai-sampai saya membaca banyak tuduhan terhadapnya bahwa dia telah berkhianat. Saya pun menyaksikan lukisan karikatur yang menggambarkannya sedang menikam punggung Mesir dari belakang. Tambah lagi dengan munculnya berbagai seruan agar ia dikenai tahanan rumah, juga banyak desas-desus yang membicarakan tentang hubungannya dengan tanzhim alami IM, dan bahwasanya namanya ada dalam daftar orang-orang yang dicekal…dst.

“Dosa” yang menjadikan sang doktor ini terus diburu dan disabotase secara politik dan moral adalah karena ia pernah berbicara tentang Ikhwan yang harus dipandang sebagai kekuatan bangsa yang tidak boleh diabaikan perannya.

“Dosa” lainnya adalah karena ia menolak penggunaan kekuatan untuk membubarkan para demonstran yang bertahan di Rabi’ah, dan ia berbicara bahwa masih banyak cara lain yang damai untuk membubarkan dan menyelesaikan krisis dengan Ikhwan.

“Dosa” lainnya lagi adalah karena ia mengajukan pengunduran diri dari posisinya sebagai wakil presiden setelah dipergunakannya cara kekerasan dalam membubarkan para demonstran, di mana cara ini telah menelan ratusan orang meninggal dunia dan ribuan lainnya luka-luka.

Jadi, “dosa” El-Baradai adalah bahwa ia berbeda pendapat dengan para sekutunya seputar masalah pembunuhan dan ia ingin melepas tanggung jawab atas tertumpahnya darah, lalu ia mengumumkan pendapatnya dan memutuskan untuk menarik diri dari pangung dan mundur dari jabatannya.

Artinya, dia hanya berbeda pendapat dalam cara dan bukan dalam tujuan, sebab dia adalah sekutu dan bagian dari kudeta semenjak detik-detik awal, namun, ternyata, “jasa-jasa”-nya itu tidak menolongnya dari sasaran tembak seperti yang saya isyaratkan di atas.

Kasus doktor El-Baradai bukanlah satu-satunya, sebab masih ada segelintir cendekiawan lainnya yang mencoba bersikap tengah-tengah dan mulia yang tetap komitmen dengan nilai-nilai demokrasi dan hak asasi manusia. Mereka pun tidak luput dari serangan serupa, baik berupa pencitraan negatif maupun berbagai upaya sabotase melalui mass media yang telah siap memasang “tiang gantungan” yang telah dikelilingi oleh serangan panah-panah beracun, yang siap “menggantung” siapa saja yang terlintas dalam pikirannya satu keinginan untuk menentang gaya bahasa kebencian dan seruan-seruan pembantaian politik, dan bahkan materi. Dan hal ini bukanlah suatu keanehan, sebab salah seorang dari “mereka” menyerukan agar Ikhwanul Muslimin dibakar saja dengan gas (maksudnya: Kerosin).

Yang perlu dicermati adalah kenyataan bahwa serangan penghancuran karakter dan sabotase ini terjadi di tengah kalangan yang dari dulu sampai sekarang selalu menentang Ikhwan dan memusuhinya. Hal ini memberi gambaran kepada anda betapa dalam dan tajamnya rasa kebencian yang ditanamkan kepada mereka yang menjadikan sebagian mereka tidak bisa lagi menerima sekecil apa pun perbedaan pendapat dari kelompok dan gengnya sendiri.

Yang membuat kami terheran-heran dengan sangat luar biasa adalah kenyataan saat kami menemukan bahwa diantara “para penjaga tiang gantungan” dan penyerang panah-panah beracun itu terdapat kaum intelektual dan akademisi yang terpandang, di mana mereka dahulu selalu menasehati kami semenjak bertahun-tahun yang lalu tentang perlunya toleransi dan kemestian menghormati pendapat lain dan komitmen dengan nilai-nilai demokrasi dan kemajemukan … dst.

Jika hal itu terjadi diantara satu kelompok politik, di mana perbedaan dalam cara menjadi alasan untuk menuduhnya sebagai Ikhwan dan menerima uang dari tanzhim duwali, bahkan menuduhnya telah berkhianat, anda bisa membayangkan apa yang akan mereka tembakkan kepada orang-orang yang netral, meskipun jumlah orang-orang netral ini sangat sedikit, apatah lagi yang akan mereka perbuat terhadap orang-orang yang berseberangan secara politik dan menentang kudeta, baik dari kalangan Islamis maupun dari individu.

Di tengah suasana seperti ini, rasanya kami tidak berlebihan kalau kami katakan bahwa jalan menuju lubang gas dan penyiapannya untuk pelaksanaan pembakaran raksasa telah terbuka dan dipersiapkan, dan orang-orang yang berbicara tentang membakar Ikhwan dengan Kerosin atau orang-orang yang memandang hukuman bunuh itu jumlahnya sedikit, bahkan meskipun suara meraka itu minoritas, atau bahkan anomali, namun mereka sedang menyiapkan opini agar publik bisa menerima gagasan perlunya pelaksanaan pembakaran raksasa itu.

Bisa jadi, boleh juga kita mengatakan bahwa sekarang kita sedang memasuki era“Takfir Siyasi”, padahal kita telah menyaksikan era takfir agama sudah mulai surut, takfir agama yang mengeluarkan mereka yang tidak sehaluan dari agama, namun, sekarang kita malah memasuki era takfir yang mirip di Mesir ini, yaitu mengeluarkan mereka yang berbeda pendapat dari lingkaran kebangsaan (Takfir Siyasi).

Tidak ada harapan bagi kita untuk keluar dari petaka ini selain berharap kepada keteguhan minoritas dari mereka yang masih mempunyai nurani yang belum tercemari dan belum mati, sebab mereka saja lah yang dapat mengajukan bukti bahwa tidak seluruh orang Mesir telah menjadi gila, dan bahwasanya di Mesir ini masih ada segelintir orang yang berakal sehat yang memberikan sepercik cahaya harapan bagi masa depan yang lebih optimis dan lebih jauh dari kenistaan. ***


Sumber:
http://www.shorouknews.com/columns/view.aspx?cdate=18082013&id=0af1e294-8865-4c65-8f9a-da8c84dcd57a 

Mahfudz Siddiq: Indonesia Tak Boleh Tinggal Diam Sikapi Kekerasan Mesir


JAKARTA - Militer Mesir kembali melakukan kekerasan terhadap warganya hingga berjatuhan korban tak sedikit. Pemerintah Indonesia harus turut bersuara keras terhadap pelanggaran HAM yang terjadi di negeri piramida tersebut.
Ketua Komisi I DPR RI, Mahfudz Siddiq meminta pemerintah Indonesia tidak tinggal diam terhadap peristiwa yang terjadi di Mesir. Sebagai negara muslim terbesar di dunia, Indonesia harus berperan lebih aktif lagi di dunia internasional.
"Indonesia mesti bersuara keras. Jangan diam. Presiden SBY harus di baris depan menyikapi masalah ini," ujar Mahfudz dalam pernyataan resminya melalui jejaring sosial Twitter, Rabu (14/8/2013).
Menurutnya, jika pemerintah Indonesia melalui Presiden SBY tidak bersikap tegas terhadap pembantaian di Mesir, itu artinya diam-diam pemerintah memberikan dukungan terhadap kudeta rezim militer yang menjungkirbalikkan hasil pemilu demokratis Mesir.
Dan Bali Democracy Forum yang digagas Indonesia selama ini lanjut dia, hanyalah etalase mewah untuk panggung retorika para kepala negara.
Dia mengatakan pemerintah Indonesia tidak cukup hanya menyatakan keprihatinan dan seruan penghentian kekerasan bersenjata. Sikap ini tidak clear. Apalagi sikap itu baru sebatas di level menteri luar negeri. Ini persolan sangat serius sehingga harus level Presiden yang angkat bicara.
Sikap tegas, keras dan konkrit Indonesia harus clear, alasannya adalah penyelamatan demokrasi dan kemanusiaan di Mesir.
"Indonesia sebagai negara muslim demokratis terbesar di dunia sangat ditunggu sikap dan peran konkritnya saat ini," cetusnya.
"Indonesia harus segera ambil inisiatif konkrit misalnya bersama Turki, dan mendesak peran forum multilateral untuk bereaksi konkrit," tegas Mahfudz.
Komisi I DPR menurut Mahfudz juga mengutuk pembantaian brutal terhadap rakyat sipil Mesir oleh pihak militer. Penguasa Mesir juga harus dikutuk oleh dunia, karena ini bentuk penodaan nyata terhadap demokrasi dan hak asasi manusia.

Pembantaian ini pelanggaran HAM berat yang juga harus direspons oleh komisi HAM PBB dan pengadilan kriminal internasional. "Ini bisa menjadi pola menular di negara-negara lain yang alami The Arab Spring," pungkas Mahfudz.

FPKS: Pidato Presiden tentang Mesir Perlu Ditindaklanjuti


Jakarta (16/8)- Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (FPKS DPRRI) Muhammad Hidayat Nur Wahid mengapresiasi sikap Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) soal perkembangan terakhir di Mesir dan penegasan dukungan kemerdekaan RI atas negara Palestina. Hal tersebut menurutnya perlu ditindaklanjuti dengan kiprah RI di dunia internasional dan inisiatif yang lebih kuat untuk semakin cepatnya solusi atas masalah kemanusiaan dan pencederaan demokrasi yang terjadi di Mesir.
Dalam pidato kenegaraan menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) RI ke-68 di Sidang Paripurna DPR, MPR dan DPD (Dewan Perwakilan Daerah) Jum’at (16/8) pagi di Komplek Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta. Dalam pidato tersebut, Presiden SBY sempat menyinggung keprihatinannya yang mendalam atas situasi yang berkembang di Mesir dan berharap pihak-pihak yang berkonflik mencari titik temu untuk memulihkan perdamaian di negeri tersebut.
Hidayat berpendapat, Indonesia bisa berbuat lebih jauh daripada sekedar menyampaikan keprihatinan mendalam. Ia menambahkan, di Mesir telah terjadi pelanggaran HAM berat yang mengakibatkan belasan ribu warga sipil terluka dan meninggal dunia. Di atas semua itu, terjadi kudeta militer yang memberangus demokrasi di sana. Sebagai salah satu negara besar di dunia dan Asia khususnya, Indonesia bisa menyampaikan inisiatif ke PBB untuk turun tangan lebih jauh atas proses pencederaan demokrasi lewat kudeta pemerintahan yang sah di Mesir hingga menimbulkan penolakan massal dari rakyat Mesir belakangan ini. “Sesuatu yang harus lebih cepat diatasi adalah jatuhnya korban sipil yang tidak sedikit dalam upaya mengembalikan prinsip demokrasi dengan menentang kudeta,” ujar Hidayat usai sidang paripurna.

Fraksi PKS, tutur Hidayat, akan terus mendorong pemerintah menggalang kerjasama internasional, utamanya lewat PBB dan Organisasi Konferensi Islam (OKI), untuk segera mengakhiri krisis kemanusiaan dan demokrasi di Mesir sehingga rakyat Mesir bisa bebas menentukan pilihan masa depannya, termasuk menentukan pemimpin mereka secara bebas seperti bangsa-bangsa dengan asas demokrasi lainnya di dunia.

Wanita dan Anak Ikut Jadi Korban, Militer Mesir Langgar HAM Internasional



JAKARTA-Kekejaman militer Mesir terhadap warga pendukung Mohammad Mursi masih terus berlangsung. Sejak peristiwa penyerangan jamaah salat Subuh pada Juli lalu, operasi pembersihan kamp-kamp pendukung anti-kudeta di lapangan Rabiah Al Adawiyah dan Nahda Square pada Rabu (14/8) hingga Jumat (16/8) kemarin, sudah ribuan warga Mesir tewas. Sementara puluhan ribu lainnya terluka. Di antara korban, banyak terdapat perempuan dan anak-anak. 

Ketua Bidang Perempuan DPP PKS, Anis Byarwati mengatakan pembantaian yang dilakukan rezim ad interim Mesir dengan dukungan militer telah nyata-nyata melanggar Deklarasi Universal PBB tentang Hak Sipil dan Politik (International Covenant on Civil and Political Rights/ICCPR).

"Pasal 9 Konvensi tersebut menyatakan bahwa setiap orang berhak atas kebebasan dan keamanan pribadi. Tidak seorang pun dapat ditahan atau ditangkap secara sewenang-wenang," ujar Anis di Jakarta, Sabtu (17/8/2013). 

Anis mengatakan tindakan militer Mesir sudah melewati batas hukum deklarasi ICCPR tersebut. Militer Mesir tidak sekedar menangkap, tapi juga membantai warganegara yang sedang menyampaikan aspirasinya dengan damai. 

"Manusia manapun yang memiliki hati pasti tersentuh dan mengutuk perbuatan keji dan tidak beradab tersebut, tindakan kejam tersebut jelas dilakukan oleh orang-orang yang tidak memiliki hati," jelasnya. 

Menurutnya, tindakan militer Mesir sangat menodai prinsip demokrasi. Para pendukung Morsi melakukan unjuk rasa dengan damai untuk mengembalikan otoritas Morsi yang telah dicabut paksa, padahal Morsi dipilih dengan legitimasi dari rakyat. Protes yang dilakukan pendukung Morsi adalah bagian dari demokrasi itu sendiri. Pendukung Morsi tidak melakukan tindakan anarkis, mereka melakukan aksi dengan damai sehingga sangat tidak layak jika direspons dengan kekejaman yang sangat brutal oleh miiter Mesir. 

Secara kemanusiaan, tambah Anis, tindakan militer Mesir sangat jauh dari nilai-nilai kemanusiaan. Apalagi ada banyak perempuan dan anak-anak di dua lokasi demonstrasi tersebut. Namun militer Mesir tidak peduli. 

"Alih-alih memberikan perlindungan pada perempuan dan anak-anak, justru sebaliknya, pembantaian dilakukan dengan membabi buta," cetusnya. 

Pemerintah Mesir menyebutkan jumlah korban tewas akibat serangan militer itu hanya mencapai 600 orang. Sementara sekitar 5000 lainnya terluka. Namun Ikhwanul Muslimin menyebutkan angka korban yang tewas lebih banyak dari yang dilansir pemerintah. Jumlah korban tewas mencapai 2600 orang, sementara sekitar 15.000 lainnya terluka. 

Bahkan masjid-masjid di Kairo kini menjadi tempat penampungan sementara mayat-mayat korban militer Mesir. Jumlah mereka mencapai ratusan. Banyak korban yang sulit teridentifikasi karena mengalami luka bakar parah.

Korban semakin bertambah setelah militer Mesir menembaki dari udara massa yang melakukan unjuk rasa damai di Kairo usai Salat Jumat kemarin.

"Militer, Media, dan Intervensi Asing sebagai Ujian Demokrasi Mesir" | by @Muzzammil_Yusuf

Written By Unknown on Jumat, 05 Juli 2013 | 00.40

@Muzzammil_Yusuf  on twitter
Wakil Ketua Komisi III DPR RI



Assalamu'alaikum Tweeps, InsyaAlloh saya akan sampaikan tweets tentang Militer, Media, dan Intervensi Asing sebagai Ujian Demokrasi Mesir...

1. Sangat disayangkan di era modern ini masih ada kudeta militer.

2. Padahal Presiden Mursi adalah Presiden Mesir yg dipilih langsung oleh rakyat Mesir dgn perolehan 51,7% pd Pilpres 2012.

3. Beliau juga telah menunjukan prestasi selama 1 tahun memimpin Mesir.

4. Referendum Konstitusi Mesir baru yg dipersoalkan oleh oposisi dan militer, menunjukan 63% rakyat Mesir mendukungnya.

5. Fenomena kudeta militer ini menunjukan kemunduran Mesir jauh ke belakang.

6. Kelompok minoritas Mesir yg oposisi terhadap pemerintah tdk siap berdemokrasi. Mereka tdk siap kalah dan tidak siap diatur.

7. Meskipun jumlah yg anti Presiden Mursi lebih kecil drpd pendukung Mursi tapi mereka miliki sumber kekuatan politik yg besar.

8. Kekuatan politik utama mereka adalah militer, media, dan dukungan Asing.

9. Dukungan Asing ini akan berdampak pada dukungan dana, senjata, dan intelijen.

10. Dugaan saya, Israel dan Barat dibalik agenda penggulingan Presiden Mursi.

11. Kejadian ini mengulang kudeta militer terhadap FIS di Aljazair tahun 1992, Sudan, dan Palestina.

12. Mereka juga sdg berusaha menggulingkan pemerintahan Turki. Ke depan mereka sangat mungkin menargetkan Tunisia dan Maroko.

13. Sejak awal mereka merasa terancam dengan kepemimpinan Presiden Mursi di Mesir dan pemimpin gerakan Islam lainnya.

14. Meski terpilih scr demokratis via Pemilu, mereka tdk ingin pemimpin gerakan Islam menang dan memimpin pemerintahan.

15. Kejadian ini menunjukan ketidakkonsistenan pidato Obama yang pernah disampaikannya di Al Azhar, Mesir pada 2009.

16. Presiden Obama pernah mengatakan ingin bergandengan tangan dan bekerjasama dengan pemerintahan Islam.

17. Menarik utk diamati, peran media masa di Mesir yg dikuasai oleh partai oposisi bekerjasama dgn media internasional.

18. Mereka mnyebarkan pemberitaan yg masif ttg demontrasi yang anti Pres Mursi sampai ke seluruh dunia, termasuk Indonesia.

19. Sedangkan aksi besar-besaran yg dilakukan pendukung Pemerintahan Mursi dan prestasi Presiden Mursi tidak mereka siarkan.

20. Seakan-seakan yang mendukung Presiden Mursi itu jumlahnya sedikit dan pemerintahan Mursi telah gagal memerintah.

21. Apalagi saat ini 3 stasiun TV yang mendukung Pemerintahan Mursi ditutup oleh Militer sehingga tidak bisa bersiaran.

22. Agenda setting media dalam kudeta militer di Mesir ini sangat kuat.

23. Mereka mrekayasa realitas Mesir dgn memunculkan berita yg sesuai dgn agenda mereka dan menutup berita yg rusak agenda mrk.

24. Kepada Pemerintah Indonesia, saya mendesak agar Presiden SBY tidak mengakui pemerintahan Mesir hasil kudeta militer.

25. Mendukung kudeta militer bertolak belakang dengan prinsip demokrasi yg dipahami rakyat Indonesia.

26. Jika kita konsistn, seharusnya Pak SBY tdk akui presiden baru Mesir hasil kudeta militer yg melawan pemrntahan sipil yg sah.


*https://twitter.com/Muzzammil_Yusuf

PKS di Kampoeng Rawajati

Written By Unknown on Kamis, 27 Juni 2013 | 20.21

Oleh Irfan Aulia

Bagi yang belum tahu letak kampoeng Rawajati, mari saya beri tahu, letaknya ada di kelurahan rawajati kecamatan pancoran. Kampung ini aseli banyak sekali orang betawi dan pendatang. Baik orang betawi dan pendatang hidup harmonis di sini. Kampoeng Rawajati ini contoh unik perpaduan antara kelas menengah atas yang diwakili oleh dua komplek perumahan dan apartemen yaitu komplek kalibata indah dan komplek rumah jabatan anggota DPR. Dua apartemen yaitu komplek apartemen Kalibata City dan yang sedang akan selesai dibangun woodhill. Kampoeng ini juga punya dua mall, saling bersebrangan Kalibata Plaza dan Mall Kalibata City.

Dibalik kelas menengah dan atas, di sini juga punya RW yang sering langganan banjir. Seringkali banjir sehingga penghuni di beberapa RW sudah punya mekanisme yang teratur dalam menghadapi banjir. Banjir besar tahun lalu yang menimpa Jakarta, ikut menghanyutkan beberapa rumah di Rawajati.

Nah kampoeng Rawajati yang adem dan hijau ini pagi tadi semakin adem karena kerja para tokoh tokoh nya. Tokoh penggerak Rawajati yang saya kenal ini sering banget menyambangi dan bekerja sosial dengan penuh cinta. Nah tokoh tokoh di Rawajati ini uniknya juga banyak yang kader PKS Rawajati. Seringkali mereka bekerja tidak memakai atribut partai dan terus bekerja dengan konsisten.

Dalam beberapa pelayanan sosial seperti mengajar guru guru PAUD saya seringkali ketemu mereka. Bekerja menyambangi banjir di Rawajati lagi lagi ketemu mereka. Nah tadi pagi mereka buat acara unik untuk masyarakat Rawajati. Mereka sebut sebagai Market Day. Hari pasar, menariknya adalah transaksi yang dilakukan berupa penukaran botol plastik bekas atau deterjen bekas dengan seikat sayur mayur. Selain itu bagi yang tidak punya, mereka boleh menukarkan sayur kalau mereka sudah melakukan cek gula darah. Kreatif dan membumi.

Nah ini saya bagikan foto fotonya.

Ini Bang Kamal, die aseli betawi, lagi ngebuka dan ngelayanin ibu ibu dengan penuh cinta



Ini ibu ibu lagi cek gula darah



Ini Mpok Nora, srikandi dari pinggir kali yang sering banget bantu masyarakat banjir di RW 7

Mpok Nora


Selamat Ulang Tahun Jakarta

Salam Hangat


*http://politik.kompasiana.com/2013/06/23/pks-di-kampoeng-rawajati-571541.html

PKS di Kampoeng Rawajati

Oleh Irfan Aulia

Bagi yang belum tahu letak kampoeng Rawajati, mari saya beri tahu, letaknya ada di kelurahan rawajati kecamatan pancoran. Kampung ini aseli banyak sekali orang betawi dan pendatang. Baik orang betawi dan pendatang hidup harmonis di sini. Kampoeng Rawajati ini contoh unik perpaduan antara kelas menengah atas yang diwakili oleh dua komplek perumahan dan apartemen yaitu komplek kalibata indah dan komplek rumah jabatan anggota DPR. Dua apartemen yaitu komplek apartemen Kalibata City dan yang sedang akan selesai dibangun woodhill. Kampoeng ini juga punya dua mall, saling bersebrangan Kalibata Plaza dan Mall Kalibata City.

Dibalik kelas menengah dan atas, di sini juga punya RW yang sering langganan banjir. Seringkali banjir sehingga penghuni di beberapa RW sudah punya mekanisme yang teratur dalam menghadapi banjir. Banjir besar tahun lalu yang menimpa Jakarta, ikut menghanyutkan beberapa rumah di Rawajati.

Nah kampoeng Rawajati yang adem dan hijau ini pagi tadi semakin adem karena kerja para tokoh tokoh nya. Tokoh penggerak Rawajati yang saya kenal ini sering banget menyambangi dan bekerja sosial dengan penuh cinta. Nah tokoh tokoh di Rawajati ini uniknya juga banyak yang kader PKS Rawajati. Seringkali mereka bekerja tidak memakai atribut partai dan terus bekerja dengan konsisten.

Dalam beberapa pelayanan sosial seperti mengajar guru guru PAUD saya seringkali ketemu mereka. Bekerja menyambangi banjir di Rawajati lagi lagi ketemu mereka. Nah tadi pagi mereka buat acara unik untuk masyarakat Rawajati. Mereka sebut sebagai Market Day. Hari pasar, menariknya adalah transaksi yang dilakukan berupa penukaran botol plastik bekas atau deterjen bekas dengan seikat sayur mayur. Selain itu bagi yang tidak punya, mereka boleh menukarkan sayur kalau mereka sudah melakukan cek gula darah. Kreatif dan membumi.

Nah ini saya bagikan foto fotonya.

Ini Bang Kamal, die aseli betawi, lagi ngebuka dan ngelayanin ibu ibu dengan penuh cinta



Ini ibu ibu lagi cek gula darah



Ini Mpok Nora, srikandi dari pinggir kali yang sering banget bantu masyarakat banjir di RW 7

Mpok Nora


Selamat Ulang Tahun Jakarta

Salam Hangat


*http://politik.kompasiana.com/2013/06/23/pks-di-kampoeng-rawajati-571541.html

BBM Naik, Keluhan Tukang Ojeg dan Empati Kader PKS


Pada tanggal 23 juni 2013 jam 16.00 WIB kemarin, kembali kader-kader PKS kelurahan Joglo dan Meruya Selatan, Jakarta Barat mengadakan bagi-bagi voucher BBM free buat para tukang ojeg yang ada di dua kelurahan tersebut.

"Dalam rangka kepedulian terhadap masyarakat, PKS akan selalu terus berkiprah untuk membantu masyarakat, baik sebelum BBM naik atau pun setelah naik seperti saat ini.. ," ujar Achmad Idris selaku bendahara DPC PKS Kembangan Jakarta Barat dan juga penggemar GERAK SAKA ini..

Adapun bentuk kepedulian itu kader-kader PKS ini memberikan vocher BBM Premium free sebanyak dua liter per tukang ojeg, yang sebelumnya pada tanggal 18 juni yang lalu telah diberikan juga dua liter kepada masing-masing tukang ojeg.

Adalah Atiya seorang ibu rumah tangga yang bersuamikan seorang tukang ojeg di perumahan Alfa Indah Joglo mengatakan banyak kesulitan pasca kenaikan BBM oleh pemerintah pada dua hari yg lalu, kesulitan itu berupa banyaknya perubahan harga-harga barang kebutuhan pokok yang sulit untuk dibeli dengan penghasilan suaminya yang tukang ojeg itu.

Menurut pangakuan Bang Me'et (seorang tukang ojeg dipangkalan perumahan Alfa Indah joglo) pasca kenaikan BBM bersubsidi sekarang ini penumpang mulai terlihat sepi, dikarenakan tarif ojeg kan juga harus disesuaikan, namun disisi lain calon penumpang masih banyak yang keberatan, demikian Bang Me'et berkata.

Kami sangat berterimakasih dengan kepedulian PKS terhadap kami para tukang ojeg ini, karena kami menyaksikan walaupun PKS di televisi diberitakan dengan bermacam-macam berita  yang menyudutkan mereka, tapi kami adalah SAKSI bahwa PKS TIDAKLAH SEPERTI yang di beritakan di televisi-televisi itu. ujar pengojeg lainnya.

Untuk pendanaan BBM free ini, menurut Ma'mun Fahdli atau biasa dipanggil Koh Amung (ketua DPRa Joglo) adalah dengan cara melelang bagi siapa saja kader yang bersedia untuk membantu meringankan beban teman-teman para tukang ojeg disekitar joglo dan meruya selatan khususnya.

Ada yang memberikan 10 liter,20 liter, 50 liter, 100 liter, bahkan ada seorang CAD jakarta barat DAPIL 10 ( Ir. JUNAEDI MASlL ) yang bersedia memberikan bantuan 200 liter buat membantu meringankan beban teman-teman tukang ojeg tersebut.

Begitu antusiasnya para kader PKS ini, sehingga mendapatkan tanggapan positif di masyarakat yang menyaksikan langsung pemberian vocher BBM free ini.

Semoga badai akan berlalu.. ujar salah satu masyarakat yang ada disekitar POM bensin yang ada di jalan joglo raya tersebut...

(ini video kegiatan wawancara dengan struktur pengurus PKS dan tukang ojeg dilokasi acara bagi2 voucher BBM free)

 

*penulis : team JunTen Media - Syahirman syahril

Mahfudz Siddiq: Naikkan BBM, Pemerintah Kejebur Lubang Berkali-kali

Written By Unknown on Jumat, 31 Mei 2013 | 02.14

JAKARTA - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) kembali bersebrangan dengan kebijakan pemerintah. PKS menolak rencana kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi yang akan dilakukan pemerintah dalam waktu dekat.

Wakil Sekretaris Jenderal DPP PKS Mahfudz Siddiq mengatakan, pihaknya menolak rencana kenaikan harga BBM bersubsidi lantaran pemerintah gagal dalam pengendalian konsumsi BBM bersubsidi. Selama ini, kata dia, ada juga penyimpangan penyaluran BBM bersubsidi.

Mahfudz menambahkan, dalam dua kali rencana kenaikan harga BBM bersubsidi sebelumnya, PKS telah menyampaikan sejumlah rekomendasi terkait pengelolaan BBM bersubsidi. Namun, kata dia, pemerintah mengabaikan.

"Tidak digubris. Sekarang masalah yang dihadapi pemerintah sama seperti dulu. Jadi, ibarat orang yang kecebur lubang berkali-kali," kata Ketua Komisi I DPR itu, Jumat (31/5/2013) di Jakarta.

Ketika disinggung kembalinya sikap bertolak belakang PKS dengan koalisi pemerintah, Mahfudz mengatakan, sikap PKS lebih didasari objektifitas fungsi DPR dalam hal kontrol terhadap kebijakan dan penyusunan anggaran.

"Dalam dua kali kebijakan kenaikan harga BBM sebelumnya, PKS mendukung. Namun, sikap sepihak dengan tidak ditindaklanjuti rekomendasi PKS membuat PKS kali ini harus berpegang pada objektifitas tadi," pungkas Mahfudz.

Seperti diberitakan, pemerintah berencana menaikkan harga premium menjadi Rp 6.500 per liter dan solar Rp 5.500 per liter. Jika direalisasikan, sebanyak 15,53 juta keluarga miskin akan menerima uang tunai Rp 150.000 per bulan selama lima bulan. Hanya saja, pembahasan masih berjalan di DPR. (KOMPAS.com)

Pesan Singkat untuk PKS dari mata yang berkaca-kaca... | dari pelosok Gunung Kidul

Wijaya Kusumah
Blogger

Jokowi sedang dipuja-puji, dan PKS sedang dicaci-maki di sini. Hal itulah yang saya ketahui setelah berinteraksi di rumah sehat ini. Lucu juga yah! Jadi ingat sewaktu pak JK dipuja-puji di sini, dan ibu Megawati dicaci-maki. Namun dalam pemilihan presiden, ternyata ibu Megawati lebih populer daripada pak JK.

Itulah dinamika politik. Kita tidak pernah tahu pasti apa yang terjadi. Sama halnya ketika Jokowi mencalonkan diri menjadi gubernur DKI. Banyak orang yang ragu bahkan meragukan kemampuannya. Kampanye hitampun dibuat. Seolah-olah Jokowi tak memiliki kehebatan apapun. Jokowi dianggap orang yang harus dihambat karirnya agar tak maju menjadi orang nomor satu di DKI Jakarta.

Tapi politik terus berubah. Jokowi ternyata disukai media. Bukan karena Jokowi memiliki tim media yang tangguh, tetapi ini dikarenakan kepribadian Jokowi yang sangat sederhana. Banyak orang menulis tentangnya tanpa dibayar. Saya pun termasuk blogger yang menuliskan tentang Jokowi dan tanpa bayaran satu senpun.

PKS sedang dicaci-maki saat ini. Bisa jadi kondisi itu akan berubah seiring dengan dinamika politik di tanah air. Teruslah berbuat kebaikan dan teruslah mengkampenyakan diri sebagai partai yang solid. Bila nanti di pengadilan ada kader atau mantan ketua PKS LHI tak bersalah, bisa jadi caci-maki itu menjadi pujian. PKS akan menjadi partai harapan. Partai yang diharapkan bangsa Indonesia dengan kejujurannya. Media pun lambat laun akan berpihak kepada partai ini.

Kita tentu tahu duit 4 milyar di dalam kardus yang menghebohkan. Duit itu diberikan kepada Nazarudin (mantan anggota DPR komisi III) atas perintah tersangka korupsi Djoko Susilo. Publik tentu marah besar ketika tahu bahwa masih ada korupsi di negeri ini, dan melibatkan partai besar di dalamnya. Kita ingin hukum ditegakkan seadil-adilnya. Koruptor harus dimiskinkan. Bukan semakin nyaman di penjara sana.

Namun, publik tiba-tiba diam ketika media tak mempersoalkannya. Publik justru malah bereaksi keras dengan PKS yang belum tentu bersalah. Inilah Indonesia, keadilan terkadang belum menyentuh semua kalangan. Apa yang dituliskan Yudhi Latif di koran kompas, 28 Mei 2013 tentang keadilan untuk PKS nampaknya hanya menjadi angin lalu buat KPK. Semoga ini menjadi pembelajaran berharga buat bangsa ini.

Jokowi dipuji, PKS dimaki. Itulah yang terjadi saat ini. Kita lihat saja apa yang sesungguhnya terjadi. Partai besar dengan jumawa asyik bersantai ria. Kader-kadernya yang terduga korupsi masih menghirup udara segar dengan fasilitas mewahnya. Inilah wajah Indonesia. Bahkan Susno Duaji yang sudah divonis bersalah oleh pengadilan dan mendekam dalam penjara, masih bisa menikmati nasi padang, dan sate madura yang lezat. Beliau masih bisa tertawa lepas dan tak merasa bersalah. Luar biasa! Masih ada hukum rimba di negeri ajaib ini. Tapi lihatlah apa yang terjadi, ketika ada orang yang maling ayam. Boro-boro bisa makan sate ayam, wajah hitam lebampun menjadi potretnya di koran-koran.

Salam blogger persahabatan

Omjay


*http://politik.kompasiana.com/2013/05/31/jokowi-dipuji-pks-dimaki-564687.html

"Konspirasi, Adu Strategi dan Kuat-kuatan Nafas"











by Abdullah Haidir

Teori konspirasi itu justru diperkenalkan oleh Al-Quran (QS. Ali Imran: 54), sejarah sejak dulu dan sekarang jg membuktikan kenyataan spt itu.

وَمَكَرُوا وَمَكَرَ اللَّهُ ۖ وَاللَّهُ خَيْرُ الْمَاكِرِينَ

Keyakinan adanya konspirasi harus diyakini sebagai tantangan yg memang semestinya akan dihadapi di jalan dakwah. Bukn utk melemahkan semangat.

Baik yg menolak adanya konspirasi dan mengeksploitirnya, sama2 menunjukkan tidak cermat dalam mengamati peristiwa secara utuh.

Perjalanan masih panjang, onak duri masih membentang, namun tak ada kata surut bagi pejuang...

Adanya konspirasi, tak lain krn adanya perjuangan ajeg, solid, spartan & terus tumbuh... menghadangnya secara konvensional mnjadi tak mungkin.

Konspirasi tidak dapat dihadapi dengan pandangan sempit, kesimpulan dangkal, kerja parsial, operasi lokal dan reaksi emosional...

Menghadapi konspirasi memang wilayah adu strategi, kuat2an nafas dan kemampuan berjalan di tengah badai.

Kemenangan melawan konspirasi memang bukan pd jatuhnya musuh, tapi pada kekuatan kit berdiri dan terus berjalan...

Bahkan bisa jadi, kemenangan menghadapi konspirasi, justeru dipetik generasi kemudian. Yg penting istiqomah sampai penghujng kehidupan..

Tiada yg lebih indah di jalan juang, selain panji2 kebenaran yang kuat dipegang... Tiada yg lebih merekah, selain senyum di jalan dakwah..


*https://twitter.com/abdullahhaidir1
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template | PKS PIYUNGAN
Copyright © 2011. PKS TEBET - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger